Risky Si Orang Bingung, Cerpen (Cerita Pendek)

Cerita pendek atau cerpen Risky Si Orang Bingung
Cerita pendek atau cerpen Risky Si Orang Bingung

Baca Pos – Cerita pendek atau cerpen “Risky Si Orang Bingung”.

Siang itu, saya bertemu dengan teman baru saya yang bernama Risky. Dia pindahan dari Padang. Entah faktor apa yang membuatnya lebih memilih pindah dan tinggal ditangerang. Entah faktor keluarga, atau faktor usaha, atau lainnya.

Risky orangnya sangat murah senyum, kulitnya putih, rambutnya rapih, dan tutur katanya halus dan lembut. Akan tetapi ketika saya berkenalan dengannya, faktor bahasalah yang menjadi sebuah permasalahan. Risky orang yang baru pindah ke Kota ini, sedangkan saya sudah menetap lama diKota ini.

Ketika awal berkenalan dengan saya, Risky masih sangat kaku dalam berbahasa Indonesia. Sebab, dia lebih sering memakai bahasa daerah asalnya yaitu, Padang Sumatera barat.

Perlahan namun pasti, Risky akhirnya bisa menyesuaikjn diri dengan lingkungan sosial tempat tinggal barunya. Meskipun terkadang masih sering gagal paham atau merasa bingung.

Oh ya. Risky tinggal bersama Ibu dan sepupunya. Ayah Risky sudah meninggal sejak Risky masih kecil. Akan tetapi biaya hidup Risky, Ibunya, dan juga sepupunya ditanggung semuanya oleh kakaknya Risky.

Risky (risky si orang bingung) putra bungsu dari tujuh bersaudara. Hanya tinggal Risky saja yang masih harus melanjutkan kuliah. Risky memiliki sedikit masalah di komunikasi, terkadang ia gagap ketika diajak berbicara. Mungkin karena bahasa yang di pakainya sehari-hari adalah bahasa daerah, sehingga sedikit bingung ketika diajak bicara bahasa Indonesia.

Baca juga:  Hari Pertama Masuk Kampus, Cerita Pendek

Cerpen risky si orang bingung – cerita pendek

Di kampusnya, Risky termasuk mahasiswa yang rajin dan disiplin. Risky selalu hadir di setiap pertemuan kuliah, dan bersemangat. Risky si orang bingung

Akan tetapi karena sikap terlalu bersemangatnya. Risky kerap kali melakukan pembicaraan yang semestinya tidak harus dibicarakan. Oleh karena itu, Risky sering dianggap absurd dan membingungkan.

Suatu saat saya mengajak Risky bermain futsal, Ya sudah pasti saya ajak ke tempat bermain futsal, tidak mungkin saya ajak Risky bermain futsal di laut. Risky dengan semngatnya menerima ajakan saya. Tanpa Risky sadari, sebenarnya saya hanya ingin memeberikan kejutan dihari ulang tahunnya.

Karena pada waktu itu Risky sedang ulang tahun, saya pun ingin memberikan kejutan berupa suatu hal yang belum pernah sedikitpun Risky merasakannya. Sesampainya di tempat futsal saya dan Risky, beserta kawan-kawan lainnya bermain futsal bersama- sama.

Saya sudah merencanakan suatu jebakan kejutan untuk risky. Saya perkenalkan Risky kepada kawan-kawan saya. Satu teman saya menatap mata Risky dengan tatapan sangat sinis. Tampak dari raut wajahnya, Risky kebingungan sekali melihat kawan saya.

Disitu teman saya berteriak dan mengatakan bahwa Risky adalah pencuri sepeda motornya yang hilang dulu. Tampak dari raut wajahnya Risky semakin bingung, hingga akhirnya kawan saya tersebut berpura-pura ingin memukuli Risky.

Risky (risky si orang bingung) berupaya untuk menjelaskan dengan kalimat terbata-bata, tapi tidak ada satu orang pun kawan saya yang mempercayainya. Kemudian Risky di ikat oleh kawan-kawan saya di tiang. Risky pun berteriak “bukan saya, bukan saya, saya orang baru disini “ Melihat tidak ada satu orang pun yang mempercayainya, Risky berteriak minta tolong kepada saya, tapi saya bersikap diam saja, seolah-olah tidak tahu apa-apa.

Baca juga:  Hari Pertama Masuk Kampus, Cerita Pendek

Setelah di ikat di tiang, Risky pun di ceplok telor dan dibaluri dengan tepung terigu. Tampak saat itu Risky seperti Orang gila yang sangat bau dan jorok. Saya dan teman saya pun memberi ucapan selamat ulang tahun kepada Risky. Dengan penuh rasa gembira tapi bingung, Risky pun mengucapkan terimakasih sambil tertawa-tawa.

Sebelumnya Risky (risky si orang bingung) tidak menyangka akan diberi kejutan seperti ini. Apalagi dia belum mengenal satu pun orang ditempat itu. Hanya saya yang mungkin Risky kenal. Kedepannya, Risky (risky si orang bingung) selalu ikut ketika saya ajak bertemu dengan kawan-kawan saya. Kami pun selalu bermain dan nongkrong bersama. Akhirnya Risky pun mulai menemui lingkungan sosialnya di tempat tinggal barunya.

Cerpen risky si orang bingung – cerita pendek

  Diperbarui pada : 03 Juni 2021

Mau berlangganan artikel?

Masukkan email anda

Bagikan :
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on pinterest
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Tinggalkan Balasan

scroll to top

Bacapos

Dapatkan informasi terbaru via email

Jangan lewatkan informasi terbaru lainnya dari Bacapos.com