EL Clasico, Persib Bandung Bungkam Persija Jakarta – Dalam lanjutan BRI Liga 1 Indonesia pekan ke 28 mempertemukan duel dua tim besar, dua tim yang penuh akan sejarah, dan dua tim yang penuh akan rivalitas. Persija Jakarta vs Persib Bandung, pertandingan yang digelar pada 1 Februari 2022 di Stadion I Wayan Dipta Gianyar Bali. Bagi Persib sendiri pertandingan kali ini sangat penting dalam persaingan perebutan gelar juara BRI Liga 1, sedangkan untuk Persija sendiri mereka butuh kemenangan untuk merangsek ke peringkat 6 menggeser Borneo Fc.
Kedua tim sama-sama saling menurunkan kekuatan utama mereka, terlihat pemain-pemain dari kubu Persija seperti Marko Simic, Rohit Chand, dan Riko Simanjuntak dimainkan sejak menit awal. Sedangkan dari tim Persib Bandung sendiri juga menurunkan skuad utama mereka seperti David Da Silva, Bruno Cantanhede, Nick Kuipers hingga Beckham Putra. Persib Bandung sendiri pada pertandingan kali ini menggunakan formasi 4-2-3-1 dengan duet Marc Klok dan M. Rashid. Sedangkan Persija Jakarta menggunakan formasi 4-3-3 dengan trio lini tengah mereka Makan Konate, Abimanyu, dan Ichsan.
Line Up Kedua Tim
Persib Bandung
Teja Paku Alam (GK), Henhen Herdiana (RB), Nick Kuipers (CB), Victor Igbonefo (CB), Ardi Idrus (LB), Marc Klok (DMF), Rashid (CMF), Beckham Putra Nugraha (AMF), Bruno Cantanhede (RWF) Frets Butuan (LWF) David Da Silva (CF)
Cadangan : M. Natshir (GK), Supardi, Jufriyanto, Dedi Kusnandar, Esteban Viscara, Abdul Aziz, Zalnando, Syafril, Ezra Walian, Bayu Fiqri.
Persija Jakarta
Andritany (GK), Rio Fahmi (RB), Maman Abdul Rahman (CB), Rohit Chand (CB), Tony Sucipto (LB), Ichsan Kurniawan (CMF/DMF), Syahrian Abimanyu (CMF/DMF), Makan Konate (AMF), Marko Simic (CF), Riko Simanjuntak (RWF), Novri Setiawan (LWF)
Cadangan
Adixi (GK), Ryuji, Dutra, Motta, Rangga, Bustomi, Braif, Osvaldo, Irfan, Taufik.
Jalannya Pertandingan
Sejak pertandingan dimulai, tempo permainan 10 menit awal masih bisa dikatakan lambat. Karena kedua tim masih mencari ritme permainan sehingga 10 menit awal temponya lambat. Hingga akhirnya pada menit ke 15 tercipta gol dari seorang David Da Silva memanfaatkan umpan dari tendangan sudut. Skor sementara oun berubah 0-1 untuk Maung Bandung. Setelah gol pertama dari David Da Silva, permainan bisa dikatakan lebih dikuasai oleh Persib Bandung, terbukti dengan penguasaan bola yang di dominasi oleh Persib Bandung dengan 56% berbanding dengan 44%.
Baca juga: Situs Streaming Bola, Akses Gratis, Lengkap dan Terupdate
Pada babak kedua Persija berinisiatif melakukan serangan dan penguasaan bola, beberapa kali kerap mengancam gawang dari Teja Paku Alam, namun tembok kokoh pertahanan dari Persib Bandung belum bisa dijebol. Persib sesekali melakukan serangan balik yang sangat efektif, hasilnya pada menit ke 85 David Da Silva kembali mencatatkan namanya di papan skor, setelah memanfaatkan kesalahan dari kiper Persija yang gagal menangkap bola dengan sempurna. Skor akhir 0-2 untuk kemenangan Maung Bandung.
Analisis Pertandingan
Persib yang menggunakan formasi 4-2-3-1 permainannya lebih mengalir dan terstruktur, berbeda dengan jika Persib menggunakan formasi 4-4-2 yang mengandalkan dua striker di depan. Selain itu, Bruno Cantanhede yang dimainkan lebih melebar dengan mengisi posisi sayap kanan, ternyata lebih efektif dan lebih terlihat perannya dibandingkan di taruh di posisi striker dan diduetkan dengan David Da Silva.
Adanya Beckham sebagai Playmaker di lini tengah Persib Bandung membuat permainan lebih mengalir, dan support ke lini depan baik ke sisi sayap maupun striker Persib lebih hidup, ini terbukti dengan seringnya kedua saya Persib entah itu Frets atau Bruno sering melakukan sprint-sprint ataupun tusukan ke dalam kotak penalti dari Persija yang cukup membahayakan.
Selain itu, lini tengah dan belakang Persib Bandung bermain cukup rapi dan solid, Marc Klok yang bertugas sebagai gelandang bertahan bermain sengat apik, lini pertahanan yang dikawal Nick dan Igbonefo juga bisa dikatakan cukup kokoh dengan tidak adanya gol yang bersarang di gawang Teja Paku Alam.
Baca juga: 7 Digital Marketing Agar Sukses di E-Commerce
Sedangkan Persija Jakarta sendiri yang mengandalkan Marko Simic sebagai ujung tombak mereka pada babak pertama tidak bisa berbuat banyak pada pertandingan kali ini, pergerakan Simic terus di tempel ketat oleh dua bek yang sangat kokoh dari Persib Bandung, Nick Kuipers dan Victor Igbonefo.
Dinilai kurang mampu berkembang, Simic akhirnya diganti pada babak ke dua dengan Taufik, namun sama halnya dengan Simic, Taufik juga belum bisa memanfaatkan peluang yang ada untuk dikonversikan menjadi gol. Pada lini tengah sendiri dengan trionya Makan Konate, Ichsan, dan Abimanyu terlihat kewalahan menghadapi lini tengah dari Persib Bandung, dan akibatnya adalah Persija pada babak pertama bisa dikatakan tidak mampu mengembangkan permainan dan pertandingan relative dikuasai oleh Persib Bandung.
Pada pertandingan kali ini juga diwarnai dengan penampilan kedua kiper yang memang sedang on fire, Teja Paku Alam dan Andritany, keduanya sama-sama mempunyai kemampuan diatas rata-rata terbukti dengan save-save yang dilakukannya. Statistik Teja lebih unggul dibandingkan dengan Andritany. Teja mencatatkan 21 kali pertandingan dengan 11 cleansheet dan 86 save, sedangkan Andritany 22 pertandingan dengan 4 cleansheet dan 89 save.
Baca juga: Bahaya, Hiburan Dunia Gemerlap (Dugem)
Pertandingan yang disebut-sebut sebagai EL Clasiconya Indonesia ini, sempat diwarnai dengan ketegangan antar pemain, yang mengakibatkan beberapa kartu yang harus dikeluarkan pada pertandingan waktu itu. Selain itu memang wasit yang memimpin dinilai sangat tegas dan bisa dikatakan cukup baik, hampir bisa dipastikan tidak ada keputusan-keputusan yang dinilai kontroversial.
Dengan kemenangan ini Persib Bandung naik ke peringkat 2 kalsmen sementara BRI Liga 1 terpaut 3 poin dari pemuncak klasmen yaitu Bali United.







