Alur Cerita Film Korea “My First Client” Kisah Kakak Beradik

Alur Cerita Film Korea “My First Client”
Alur Cerita Film Korea “My First Client”

Film Korea My First Client dan sinopsis dari film My First Client. Kisah sedih kakak beradik yang berasal dari negari ginseng Korea Selatan. Jika selama ini dalam persepektif kalian dan masyarakat pada umumnya film-fillm korea dan drama dari negeri empat musim itu selalu identik dengan kisah percintaan dan romansa anak muda saja kalian salah besar. Satu dari ribuan film negara korea selatan yang bergenre drama hukum serta keluarga yang wajib masuk list tontonan kalian adalah film My First Client.

Bukan drama hukum dan keluarga biasa, melainkan ada unsur noir yang membuat kalian akan bergidik ngeri untuk menyaksikannya, serta kisah sedih didalamnya yang siap-siap membuat air mata berurai. Jika sebelumnya film korea yang sempat menarik perhatian dengan genre yang sama karena kisah sedihnya seperti Miracle In Cell No.7. Yang satu ini berbeda.

Film yang dirilis pertama kali pada tanggal 22 Mei 2019 ini disutadarai oleh Jang Gyu Seong dan dibintangi beberapa aktor papan atas Korea Selatan seperti Lee Dong Hwi sebagai pemeran utama, serta Choi Myung Bin dan Lee Ro Woon dua artis cilik yang berhasil memerankan Kim Da Bin dan Kim Min Jun serta beberapa aktor yang mendukung film dengan kemampuan akting luar biasa.

Sinopsis- Ringkasan cerita film My Fisrt Client

Film ini berkisah tentang seorang pengacara amatir Yoon Jung Yoep yang diperankan oleh Lee Dong Hwi, Jung Yoep yang dianggap bodoh oleh teman-temannya karena memiliki pendapat yang berbeda ditempatnya bekerja dalam memandang satu kasus penting menjadikannya berhenti untuk sementara waktu. Dan beralih pekerjaan di salah satu lembaga kesejahteraan anak.

Baca juga:  Cara nonton drakor di telegram lewat hp Android dan iphone

Da- Bin dan Min-Jun merupakan kakak beradik yang tinggal secara mandniri tanpa pengawasan orang tua, Karena ibunya yang meninggal dan ayakhnya bekerja diluar rumah menjadikan sosok keduanya saling menyayangi. Harapan yang mereka miliki di hari pertama bertemu sosok Kang Ji Sook wanita yang dikenalkan ayahnya sebagai ibu  yang akan menggantikan peran ibu kandung mereka sangatlah besar.

Namun semuan harapan itu hilang seketika, seiring berjalannya waktu, Ji Sook si ibu tiri telah menunjukkan sifat aslinya yang tempramen dan psikopat. Sifat kekanak-kanakan Da-Bin dan Min-Jun tidak dapat ditoleransi oleh Ji Sook akibatnya Da-Bin yang akan selalu mendapatkan perlakuan buruk dan kasar si Ibu tiri untuk mengantikan hukuman adiknya Min-Jun.

Perlakuan buruk yang diteirma Da-Bin dan adiknya membuat gadis kecil memberanikan diri untuk melapor kepada pihak berwajib dan kasusnya diserahkan kepada lembaga kesejahteraan anak. Dan siapa sangka Da-Bin dan Min-Jun akan bertemu dengan Yoon Jung Yoep pengacara amatir yang pernah diremehkan rekan kerjanya sendiri, di lembaga kesejahteraan anak tempat  baruYoon Jung Yoep bekerja. Sikap baik Jung Yoep membuat kakak beradik itu merasa aman dan terlindungi sehingga secar tidak langsung ikatan yang emreka kalin menjadi jalan bagi Jung Yoep untuk menolong Da-Bin dan adiknya yang selalu mendapatkan ketidakadilan dari sikap orang tua keduanya.

Namun kepergian Jung Yoep ke Seoul untuk pekerjaan baru membuat Da-Bin dan Min-Jun kembali bersedih. Perpisahan sementara mereka menjadi neraka baru bagi keduanya. Selama berhari-hari mereka terus menunggu kedatangan Jung- Yoep, yang berjanji akan datang kembali untuk makan hamburger bersama.  Namun lagi-lagi harapan hilang Da-Bin yang menganggap Jung Yeop baik dan berbeda dari orang dewasa lainnya nyatanya kembali terluka.

Baca juga:  Review Film HITAM, Ketika Ada Zombie di Indonesia

Puncaknya pada kematian Min-Jun. Rasa penyesalan Jung Yoep membuat pengacara amatir itu melakukan segala cara untuk menghukum si ibu tiri Ji Sook karena telah menyamarkan pembunuhan Min-Jun dan mengalihkan kepada Da-Bin yang masih berusia sepuluh tahun. Demi nasib Da-Bin, Jung Yoep rela melepas pekerjaan barunya dan melakukan pekerjaan sesungguhnya. Dengan sukarela menjadi pengacara Da-Bin membuktikan dia tidak bersalah dan melawan Ibu tirinya. Membebaskan gadis kecil itu dari kemalangan dan siksaan Ji Sook yang kejam.

Plot Twist dalam Film My First Client

  • Rasa bersalah Jung Yoep setelah kematian Min-Jun karena merasa gara-gara pemberiannya terhadap uang lima puluh dolar membuat kesalahpahaman Ji-Sook. yang siapa akan menduga jika dahulu Jug Yoep selalu bersikap acuh dan keterpaksaan saat bersama Min-Jun dan Da-Bin ketika melakukan pekerjaan di Lembaga Kesejahteraan Anak.
  • Rekaman dari boneka King-Kong keponakan Jung Yoep yang memperkuat kesaksian Da-Bin di persidangan. Membuat Ji Sook dan suaminya mendapatkan hukuman yang setimpal.

Meninjau kasus kekerasan anak dari film My First Client

Anak-anak adalah manusia yang masih dalam masa pertumbuhan. Di pertumbuhannya menuju manusia dewasa anak-anak membutuhkan kasih sayang dan pengawasan dari kedua orang tua. Masa bermain dan keteledoran anak-anak adalah hal yang harus kita maklumi sebagai manusia dewasa yang ada disekitarnya. Namun dari kisah Da-Bin dan Min-Jun, mereka adalah anak yang tidak pernah mendapatkan apa yang seharusnya mereka terima.  Tidak ada pengawasan, dan rasa aman dalam masa pertumbuhan. Ibu mereka yang seharusnya memberi perlindungan dan mengawasi pertumbuhan Da-Bin dan Min-Jun malah berbuat sebaliknya, wanita yang mengaku sebagai ibu mereka justru melakukan kekerasan pada mereka. Kekerasan pada seorang anak.

Baca juga:  Drama Korea “Search WWW” Drakor Yang Mengedukasi

Tampaknya dari kisah Da-Bin dan Min-Jun dapat kita lihat secara nyata bahwa sekarang ini ancaman kepada anak-anak bukan lah dari orang asing, akan tetapi bisa juga orang terdekatlah yang berpeluang besar untuk melakukan kekerasan pada anak. Dari kasus-kasusu yang beredar perlunya kita sebagai manusia dewasa untuk selalu menyadari dan memahami apa yang menjadi kebutuhan anak-anak dalam masa pertumbuhan mereka.

Itulah sedikit review dari film korea berjudul My First Client yang akan membuat kalian menangis. Jangan lupa menyiapkan tisu menyeka air mata yang akan meluncur dan semoga kalian bisa menahan ya untuk tidak mengumpat.

Dapatkan info terbaru dari Bacapos.com via email. Masukkan email anda

Bagikan :
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on pinterest
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Tulis komentar

scroll to top

Bacapos

Dapatkan informasi terbaru via email

Jangan lewatkan informasi terbaru lainnya dari Bacapos.com