Membangun Percaya Diri Pada Anak Usia Dini

Cara membangun percaya diri pada anak usia dini, membangung kepercayaan diri
Cara membangun percaya diri

Baca Pos – Cara membangun percaya diri pada anak usia dini, membangung kepercayaan diri. Anak usia dini adalah anak yang berumur 0-8 tahun dan sedang dalam tahap pertumbuhan dan perkembangan, baik fisik maupun mental.

Sering kita amati bahwa setiap anak usia dini itu memiliki karakteristik sendiri, sehingga kita tidak bisa menyamakan antara satu dengan yang lain. Beberapa anak ketika bermain akan terlihat aktif, ada juga yang pendiam. Oleh karena itu, pentingnya membangun percay diri sejak anak usia dini.

Hal Yang Mempengaruhi Percaya Diri

Hal Yang Mempengaruhi Percaya Diri

Percaya diri merupakan perasaan dan keyakinan individu terhadap kemampuan diri sendiri untuk mencapai kesuksesan atau hal-hal yang ingin diwujudkan. Sehingga individu tersebut dapat tenang dalam menghadapi situasi yang di alaminya. Ada beberapa hal yang mempengaruhi kepercayaan diri individu, yaitu:

1. Pengaruh Lingkungan

Setiap individu dalam hidupnya pasti memiliki lingkungan yang berbeda. Jika seorang individu ketika bermain dengan teman sebaya nya pernah dikucilkan atau diremehkan karena penampilan nya. Maka individu tersebut akan merasa minder dan kurang percaya diri.

Baca juga:  Yuk Kenali Manfaat Blueberry untuk MPASI Si Buah Hati

Baca juga: Cara Memulai Bisnis Dari Nol

2. Pengaruh Pola Asuh

Setiap orang tua memiliki pola asuh nya sendiri dalam mendidik anak. Namun beberapa sikap orang tua yang menimbulkan rasa kurang percaya diri anak adalah: selalu memarahi anak apabila melakukan kesalahan tapi ketika anak tersebut melakukan hal yang positif tidak diberikan penghargaan.

Penghargaan dalam ini bisa melalui hal sederhana misalnya dengan pujian. Selain itu orang tua yang banyak melarang anak tanpa memberi alasan sebab hal itu tidak boleh dilakukan juga akan membuat individu berpasangka buruk tentang dirinya.

3. Merasa Pendidikan Rendah

Seorang individu jika melihat teman sebaya nya berada pada pendidikan yang lebih tinggi dari dirinya akan merasa tidak pantas berteman dengan teman sebaya nya.

Baca juga: Website Penghasil Uang Jutaan Rupiah

4 Trauma

Jika remaja berada dalam lingkungan yang selalu merendahkan nya dan orang tua yang terlau otoriter maka akan menimbulkan trauma masa lalu. Hal ini tidak menutup kemungkinan membuat individu menjadi trauma dan hilangnya rasa percaya diri.

Cara Membangun Kepercayaan Diri

Cara Membangun Kepercayaan Diri

Setiap orang tua pasti menginginkan anaknya selalu mengekspresikan diri, menjadi pemberani dan selalu ceria. Oleh karena itu sangat penting untuk membangun percaya diri sejak usia dini dengan cara:

1. Katakanlah ketika merasa bangga

Cara membangun percaya diri pertama, katakanlah ketika merasa bangga terhadap anak. Setiap orang tua pasti menginginkan anak yang membuat dirinya bangga namun,terkadang mereka lupa mengapresiasi nya, oleh karena itu penting untuk mengungkapkan rasa bangga terhadap anak bagi kepercayaan dirinya.

Baca juga:  Manfaat Pisang Untuk Ibu Hamil Jika Dikonsumsi

Baca juga: Cara Belajar Bisnis Online

2. Beri pujian pada anak – Membangun Percaya Diri

Cara membangun percaya diri berikutnya memberi pujian. Salah satu yang paling sederhana dan mudah dilakukan untuk mengungkapkan rasa bangga orang tua terhadap anak adalah dengan memberi pujian untuk mengapresiasi usaha yang telah dilakukan.

3. Jangan segan terhadap anak – Membangun Percaya Diri

Cara membangun percaya diri selanjutnya jangan segan. Jangan segan memuji anak, bahkan di depan anggota keluarga, teman-teman sekolahnya. Orang tua harus selalu menghargai apa yang anak lakukan misalnya dengan memberi pujian. Namun pujian tersebut jangan terlalu berlebihan, supaya tidak timbul rasa narsis pada diri anak.

4. Hindari kritik yang mempermalukan anak – Membangun Percaya Diri

Cara membangun percaya diri dengan menghindari kritik. Nah selain pujian yang tidak berlebihan untuk menghargai anak, orang tua juga harus menegur anak jika melakukan kesalahan. Teguran yang diberikan berupa kritik yang tidak mempermalukan anak, tidak menggunakan kata kasar dan tidak menyakiti fisik anak.

5. Ajari anak untuk membuat perasaan positif

Cara membangun percaya diri selanjutnya adalah perasaan positif. Ajari anak untuk membuat perasaan yang positif terhadap dirinya dan membuat keputusan yang bijaksana. Hal ini bisa dilakukan orang tua dengan menjalin komunikasi yang terus dilakukan dengan anak. Biasa kan anak untuk dapat membicarakan apa yang dia rasakan kepada orang tua.

Baca juga:  Cara Menghilangkan Kutil Menggunakan Bawang Putih

Orang tua bisa mendengarkan dan memberi saran dengan baik agar perasaan yang mengganggu anak menjadi hal positif terhadap dirinya. Misalnya jika anak merasa tidak mampu maka orang tua memberi semangat dan keyakinan bahwa anak tersebut pasti mampu menghadapi segala sesuatu.

Penutup Tentang Membangun Percaya Diri

Nah itulah beberapa hal yang mempengaruhi rasa percaya diri dan pentingnya membangun percaya diri dengan cara membangun percaya diri sejak hal ini. Hal ini dilakukan karena membangun rasa percaya diri merupakan kecerdasan interpersonal, yang dapat membuat anak menjadi memiliki rasa percaya diri tinggi. Rasa percaya diri ini sangat berguna untuk kesehatan dan masa depan anak.

  Diperbarui pada : 11 Juni 2021

Mau berlangganan artikel?

Masukkan email anda

Bagikan :
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on pinterest
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Tinggalkan Balasan

scroll to top

Bacapos

Dapatkan informasi terbaru via email

Jangan lewatkan informasi terbaru lainnya dari Bacapos.com