Kumpulan Bahasa tersulit, yang sangat susah atau paling sulit di dunia untuk dipelajari. Bahasa merupakan kemampuan yg dimiliki manusia yg digunakan untuk berkomunikasi satu sama lain dengan menggunakan tanda yg harus diketahui, misalnya kata ataupun gerakan. Sebenarnya hewan juga memiliki bahasanya tersendiri untuk saling berkomunikasi.
Perkiraan jumlah bahasa di dunia sangatlah beragam sekitar 6000 sampai 7000 bahasa, belum lagi tiap – tiap negara memiliki kota dan daerah, tentunya setiap daerah tersebut memiliki bahasa dan logat yg berbeda – beda. Di Indonesia sendiri terdapat beragam budaya dan bahasa, yg terbentang luas di setiap pulau. Indonesia diperkirakan setidaknya memiliki 718 bahasa daerah, penuturnya pun sangat banyak sekitar satu juta jiwa, hampir tujuh puluh persen dari keseluruhan penduduk Indonesia. Sehari – hari penutur bahasa Indonesia sering mencampuradukannya dengan dialek Melayu lainnya ataupun bahasa Indonesia.
Mempelajari bahasa asing menjadi salah satu cara untuk saling terhubung dengan berbagai masyarakat di seluruh dunia, mempelajarinya sangatlah berguna, terutama bahasa Inggris sebagai bahasa global.
Apalagi bagi kamu yg hendak berlibur ke suatu negara asing. Setidaknya harus bisa menguasai kalimat – kalimat dasar, menjadi suatu hal yg penting.
Apa saja sih manfaat mempelajari bahasa asing? Diantaranya dapat membuatmu menjadi lebih pintar, mudah mendapatkan pekerjaan, dapat melatih multi tasking, daya ingat menjadi meningkat, membuatmu lebih terbuka terhadap budaya lain, meningkatkan rasa percaya diri, membantu menemukan jati diri, fokus ataupun konsentrasi meningkat, memperlambat penurunan kognitif, membuatmu jadi lebih kreatif, memudahkan memecahkan masalah dan masih banyak lagi yg bisa kamu dapatkan.
Bermaca Bahasa Paling Sulit Yang Sangat Susah Di Pelajari
Meskipun terdapat berbagai manfaat yg kita dapatkan, mempelajari bahasa asing juga memiliki tingkat kesusahannya tersendiri, namun terdapat juga bahasa yg sangat sulit dipelajari dan hampir mustahil, karena diharuskan menghafal penulisan, alfabet, gaya bahasa yg baru dan pengucapan kata, tentunya hal tersebut akan membuatmu akan berpikir lebih keras, konsentrasi yg kuat, bahkan sampai frustasi karena terlalu banyak yg harus dipelajari dan dihafal. Tidak jarang bahasa – bahasa tersebut memakan waktu sampai bertahun – tahun untuk menguasainya. Berikut deretan bahasa – bahasa paling sulit dipelajari.
Baca juga: 7 Makanan Paling Ekstrim di Dunia, Berani Coba?
1. Bahasa Thailand – Bahasa Paling Sulit
Bahasa Thailand ini menjadi salah satu bahasa di benua Asia yg sulit untuk dipelajari. Terdapat 3 tingkatan dalam abjadnya, memiliki 44 konsonan, 24 huruf hidup, Bahasa irama akan memiliki makna berbeda jika nada yg dihasilkan pun berbeda dan aksarannya juga sangat susah untuk dipelajari.
2. Bahasa Mandarin – Bahasa Paling Sulit
Masih dari benua Asia, semua orang di dunia mengakui jika bahasa Mandarin ini sangatlah sulit dipelajari, mulai dari pelafalannya, penulisan alfabet, terdapat ribuan karakter pada bahasa Mandarin, aksaranya terdiri dari 35 garis, bahkan terdapat lebih dari lima puluh ribu karakter.
Dalam pengucapannya terdapat 4 nada dasar, tentunya memiliki makna berbeda disetiap nada. Bagi yg ingin mempelajarinya, membutuhkan konsentrasi, ketekunan, dan kesabaran yg ekstra, meskipun begitu jangalah patah semangat, sedikit demi sedikit pasti kamu bisa!
3. Bahasa Russia – Bahasa Paling Sulit
Selanjutnya adalah bahasa Russia tersulit di dunia, bagi baru pemula yg mempelajarinya akan mengalami kesulitan dikarenakan, bunyi dari bahasa ini sangatlah asing, begitu pula dengan alfabetnya yg susah untuk diingat. Dalam mengucapkan setiap kata harus dengan jelas dan lugas. Kata kerja dari bahasa Russia juga memiliki banyak variasi, sehingga membuat pemula kebingungan.
4. Bahasa Arab
Diperkirakan seseorang untuk menguasai bahasa ini membutuhkan waktu 2 tahun, ada beberapa alasan mengenai hal itu. Yg pertama bahasa Arab memiliki setidaknya lebih dari dua belas juta kosakata, hal ini tidak dapat dibandingkan dengan bahasa Inggris yg hanya memiliki sekitar enam ratus ribu kosakata. Apalagi dengan bahasa Prancis yg hanya memiliki sekitar 150 ribu kosakata saja.
Yg kedua bahasa Arab mempunyai bermacam – macam dialek, misalnya dialek Saudi, Maroko, Mesir, dan lain sebagainya. Meskipun sama – sama bahasa Arab tapi karakter dan ciri khasnya berbeda – beda. Setiap orang yg ingin mempelajari bahasa Arab secara utuh perlu menguasai berbagai macam cabang ilmu, setidaknya ada enam cabang yaitu Balaghah, Nahwu, Shorof, Qawafi, Arudh dan Mantiq.
Baca juga: Ayam Paling Langka di Dunia dan Sangat Unik
5. Bahasa Islandia
Dalam bahasa Islandia terdapat penambahan dalam penggunaan huruf, hal tersebut tentu saja tidak biasa bagi yg baru mau mempelajarinya. Bahasa ini berada di urutan keempat bahasa tersulit di dunia. Bahasa ini dianggap sulit karena penggunaan tata bahasa yg rumit dan masih menggunakan bahasa kuno. Selain itu bahasa Islandia hanya dituturkan oleh kurang dari empat ratus ribu jiwa pada satu pulau, yg membuat semakin sedikitnya penutur asli.
6. Bahasa Jepang
Bahasa lisan Jepang memang tidaklah sesulit Mandarin, namun jangan diremehkan, bahasa Jepang juga termasuk dalam bahasa yg sulit untuk dipelajari. Jika ingin lebih menguasainya, terlebih dahulu harus mengetahui tiga sistem penulisan yaitu katakana, kanji dan hiragana. Setiap sistem penulisan memiliki ribuan karakter, ketiga sistem tersebut harus dipelajari sebelum belajar menulis bahasa Jepang.
7. Bahasa Finlandia
Terakhir ada bahasa Finlandia, terdapat banyak aturan dalam tata bahasa yg harus diingat sebelum mengetahui cara menyusun kalimatnya. Dan masih ada kemungkinan bahasa Finlandia masih menggunakan gaya bahasa kuno yg hampir sama dengan Islandia. Kata bendanya dibagi menjadi 15 kelompok, berbeda dengan bahasa Inggris yg hanya dibagi menjadi 3 kelompok.
Baca juga: 29 Ide Usaha Sampingan Yang Menjanjikan
Dalam pelafalannya antara bahasa Finlandia kuno, klasik dan kontemporer memiliki susunan kata serta pengucapan yg berbeda – beda.
Itulah tujuh bahasa paling sulit di dunia untuk dipelajari, lama waktu mempelajarinya tergantung dari setiap individu. Apakah dia memiliki niat dan konsisten dalam belajar? Semakin niat dan konsisten serta sabar, pastinya akan mempercepat prosesnya.














