Penyebab Keguguran Hamil Muda Dan Cara Mencegah

Pahami ciri-ciri atau tanda-tanda keguguran dan ketahui penyebabnya serta cara mencegah
Cara Mencegah Keguguran di Usia Hamil Muda

Pahami ciri-ciri atau tanda-tanda keguguran dan ketahui penyebab serta cara mencegah. Pada umumnya, para perempuan yang mengalami kondisi keguguran biasanya dapat disebabkan oleh berbagai masalah kesehatan tertentu. Kendati demikian, faktor penyebab terjadinya keguguran bagi para kaum perempuan atau wanita juga patut diketahui dan diwaspadai sejak dini serta melakukan upaya pencegahan yang tepat agar risiko yang dialami ke depannya dapat diminimalisir.

Jika membahas mengenai masalah keguguran, hampir rata – rata ibu hamil rentan mengalami hal seperti ini karena berbagai faktor yang mempengaruhi kondisi tersebut. Terkait kondisi ini, tahukah Anda di rumah mengenai apa saja penyebab dan cara mudah melakukan pencegahan yang tepat untuk mencegah keguguran agar tidak dialami di masa-masa awal kehamilan? Bagi Anda yang masih penasaran bisa menyimak ulasan lebih lengkapnya seperti berikut ini.

Tahukah Anda, Apa Itu Kondisi Keguguran Pada Ibu Hamil?

Pada umumnya, risiko mengalami keguguran memang rata-rata banyak dialami oleh para ibu yang memang berada di usia kehamilan yang terbilang muda. Adapun keguguran ini sendiri merupakan suatu kondisi dimana masa kehamilan berhenti dengan sendirinya ketika usia kandungan terbilang masih muda. Kondisi ini biasanya sering kali dialami oleh kaum perempuan yang mengandung di usia kehamilannya yang masih mencapai 20 minggu. Sementara untuk faktor penyebab kondisi keguguran ini biasanya dipengaruhi oleh beraneka ragam jenisnya.

Faktor-faktor tersebut bisa saja disebabkan oleh penyakit yang memang diderita oleh ibu hamil maupun faktor yang mempengaruhi lainnya. Seperti misalnya mengenai kondisi janin yang tidak berkembang secara normal. Biasanya, kondisi keguguran ini dialami para ibu hamil dengan ditandai keluarnya cairan darah dari vagina yang disertai rasa nyeri atau kram pada bagian perut dan punggung bagian bawah.

Pada ibu hamil yang mengalami kondisi yang seperti ini, sangat disarankan untuk segera dibawa ke dokter atau rumah sakit tertentu. Hal ini dilakukan sebagai upaya penanganan yang tepat dalam meminimalisir terjadinya risiko keguguran yang fatal pada kondisi ibu hamil.

Baca juga:  Manfaat Buah Naga Yang Belum Diketahui Banyak Orang

Baca juga: Manfaat Pisang Untuk Ibu Hamil

Lantas, Apa Saja Ciri-ciri Keguguran yang Dialami Ibu Hamil?

Jika membahas lebih lanjut mengenai keguguran pada ibu hamil muda, ada beberapa ciri-ciri atau tanda-tanda  tertentu yang biasanya terlihat secara umum. Adapun ciri-ciri atau tanda-tanda yang umum terlihat pada kondisi ibu hamil yang mengalami keguguran yakni dengan keluarnya darah vagina saat usia kandungan masih terbilang muda. Adapun darah yang keluar ini biasanya dapat berbentuk bercak-bercak atau darah yang mengalir pada umumnya.

Ciri-ciri Keguguran

Tidak hanya itu saja, tanda-tanda keguguran ibu hamil yang mengalami hal ini juga biasanya akan mengalami gejala-gejala tertentu. Di antaranya seperti kondisi rasa nyeri atau kram di bagian perut dan nyeri di bagian punggung bagian bawah termasuk tanda-tanda keguguran. Adapun kondisi kram dan nyeri ini tanda-tanda keguguran biasanya juga dapat disertai keluarnya cairan kental berupa gumpalan darah dan jaringan dari vagian.

Sementara untuk tahapan keguguran sendiri, ibu hamil biasanya mengalami gejala-gejala yang berbeda. Nah, gejala – gejala ini di antaranya sebagai berikut :

1. Kondisi yang tidak bisa dihindari (abortus insipiens)

Merupakan kondisi yang umumnya terjadi dimana janin bayi dikatakan belum keluar dari kandungan. Meski demikian, kondisi si ibu hamil ini sudah mengalami gejala berupa keluarnya darah dan pembukaan jalan lahir yang berisiko mengalami keguguran.

2. Kondisi tidak lengkap (abortus inkomplit)

Merupakan kondisi yang terjadi lantaran jaringan janin dikatakan sudah keluar, akan tetapi hanya sebagian.

3. Kondisi lengkap (abortus komplit)

Merupakan kondisi yang terjadi dimana seluruh jaringan janin dikatakan sudah keluar dari rahim si ibu hamil.

Apa Saja Faktor Penyebabnya?

Penyebab Keguguran

Bagi Anda yang mungkin penasaran mengenai bagaimana upaya pencegahan yang tepat, ada baiknya sebelum itu mengetahui berbagai penyebab keguguran yang umumnya diakibatkan oleh beberapa faktor yang mempengaruhi. Adapun beberapa faktor penyebab yang umumnya mempengaruhi keguguran tersebut antara lain sebagai berikut :

  1. Mengalami gejala penyakit kronis seperti penyakir diabetes maupun penyakit gagal ginjal.
  2. Risiko terkena gejala penyakit autoimun seperti misalnya gangguan penyakit sindrom antifosfolipid dan penyakit lupus.
  3. Mengalami berbagai penyakit infeksi seperti penyakit menular sifilis, HIV, rubella dan berbagai penyaki lain.
  4. Mengalami gangguan hormon tertentu seperti penyakit tiroid.
  5. Terjadinya gangguan kelainan rahim seperti misalnya lemahnya serviks dan miom.
  6. Adanya penggunaan obat-obatan tertentu seperti retinod, methotrexate dan lain-lain.
Baca juga:  Gaya Hidup Yang Berisiko Diabetes Bagi Remaja

Selain beberapa faktor penyebab di atas, ibu hamil juga bisa saja mengalami risiko keguguran karena adanya berbagai faktor lain penyebab kondisi tersebut. Nah, berbagai faktor yang mempengaruhi tersebut antara lain seperti di bawah ini :

  1. Seorang ibu hamil mengalami masa kehamilan di atas usia 35 tahun.
  2. Ibu hamil pernah mengalami masalah keguguran di kehamilan sebelumnya.
  3. Memiliki kebiasaan buruk seperti merokok, mengonsumsi minuman beralkohol dan penyalahgunaan narkotika.

Bagaimana Cara Tapat dalam Penanganan?

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, Anda tentu sudah mengetahui mengenai penjelasan sekilas tentang keguguran, bukan? Meski demikian, Anda juga penting untuk tahu bahwa ciri-ciri keluarnya darah dari vagina pada kondisi hamil muda belum tentu dikatakan mengalami keguguran. Hal ini lantaran kondisi tersebut biasanya sering dialami oleh para ibu hamil normal. Yang mana, biasanya ibu hamil akan mengalami flek darah dari vagina dalam rentang waktu 6-12 hari setelah pembuahan. Dimana, hal ini biasanya terjadi pada waktu janin menempel di dinding rahim.

Cara Tapat dalam Penanganan Keguguran

Kendati demikian, Anda juga seharusnya bisa untuk lebih mewaspadai sejak dini mengenai faktor-faktor penyebab terjadinya keguguran di usia kehamilan muda agar dapat mengambil tindakan penanganan yang tepat. Dimana dalam hal ini, Anda nantinya bisa langsung memeriksakan ke dokter kandungan apabila nantinya memang mengalami keluhan-keluhan tertentu di awal masa kehamilan muda. Dengan begitu, maka penanganan bisa dilakukan sejak dini dan risiko keguguran yang parah dapat diminimalisir dengan mudah agar tidak mengganggu masalah kesehatan lainnya.

Baca juga: 5 Cara Membantu Istri Meringankan Sakit Saat Kontraksi

Apa yang Seharusnya Dilakukan Setelah Mengalami?

Umumnya, ibu hamil yang mengalami kondisi keguguran di awal kehamilannya akan mendapatkan penanganan tepat dari dokter kandungan berupa kuretase atau kuret. Nah, kuret ini merupakan suatu tindakan medis yang biasanya diambil oleh dokter sebagai upaya penanganan yang tepat dalam membersihkan serta mengeluarkan sisa jaringan di dalam rahim.

Tak hanya dengan melakukan berbagai tindakan tersebut, bagi Anda yang mengalami kondisi seperti ini juga diwajibkan untuk melakukan beberapa hal dalam upaya mempercepat proses penyembuhan. Adapun beberapa hal yang bisa Anda lakukan jika mengalami kondisi keguguran tersebut, yakni sebagai berikut :

  1. Selama masa pendarahan berlangsung, Anda sebaiknya menggunakan pembalut. Dan yang terpenting, Anda usahakan untuk selalu mengganti pembalut tersebut agar tidak lembap dan terserang bakteri.
  2. Diharuskan untuk mengonsumsi obat yang telah diresepkan dokter (seperti vitamin atau obat anti nyeri) yang diminum secara teratur untuk mempercepat proses penyembuhan.
  3. Ada baiknya Anda untuk tidak berhubungan intim selama beberapa saat agar proses pemulihan pasca proses kuretase atau kuret lebih cepat. Adapun hal ini dilakukan agar tidak mudah terkena infeksi.
  4. Selain itu, ada baiknya Anda tunda rencana kehamilan lagi agar risiko mengalami keguguran tidak terulang kembali.
  5. Sebaiknya Anda juga bisa mengatur waktu istirahat dan menjaga pola makanan yang sehat sehari-hari.
Baca juga:  Cara Menaikan Berat Badan Secara Alami

Tips Melakukan Upaya Mencegah Keguguran yang Tepat

Dalam melakukan upaya pencegahan, Anda bisa melakukan beberapa hal seperti berikut ini :

1. Menerapkan Pola Hidup yang Sehat

Cara yang bisa Anda lakukan dalam upaya mencegah keguguran yakni dengan menerapkan pola hidup sehat sehari-hari. Dalam hal ini, Anda bisa melakukannya dengan menjaga pola makanan yang sehat dan gizi seimbang selama masa kehamilan. Selain itu, ada baiknya Anda mengonsumsi makanan yang mengandung serat untuk mencukupi asupanan nutrisi janin dalam kandungan.

Baca juga: Cara Suami Mendukung Istri di Kehamilan Pertama

2. Usahakan Selalu Menjaga Kondisi Berat Badan

Dalam mencegah keguguran di masa kehamilan, Anda juga bisa melakukan beberapa hal dengan menjaga berat badan agar tetap normal dan ideal. Hal ini penting untuk Anda lakukan agar risiko terjadinya keguguran dapat diminimalisir dengan tepat.

3. Menghindari Berbagai Kebiasaan Buruk Selama Masa Kehamilan

Selanjutnya, Anda juga perlu untuk menghindari berbagai macam kebiasaan buruk yang menjadi faktor penyebab keguguran. Adapun berbagai kebiasaan buruk ini antara lain seperti kebiasan merokok, minum minuman beralkohol dan penggunaan obat-obatan terlarang seperti narkotika.

4. Memperoleh Suntikan Vaksin Sesuai Anjuran Dokter Kandungan

Sebagai upada dalam mencegah terserangnya infeksi sebagai faktor yang mempengaruhi keguguran, Anda juga akan dianjurkan untuk menerima suntikan vaksin sesuai anjuran dari dokter kandungan. Hal ini berguna untuk menghindari risiko terjadinya keguguran nantinya.

5. Rutin Melakukan Olahraga Sehari-hari

Dikarenakan aktivitas fisik juga penting untuk dilakukan selama masa kehamilan, maka seorang ibu hamil juga disarankan untuk tetap menjaga kondisi kesehatan dengan berolahraga secara rutin. Nah, dalam hal ini ibu hamil bisa mengikuti olahraga yang memang dikhususkan untuk ibu hamil sesuai jadwal yang telah ditentukan oleh pihak pelatih tersebut.

Demikianlah sekilas informasi penting mengenai  penyebab keguguran, ciri-ciri, faktor yang mempengaruhi, hingga upaya pencegahan yang dapat Anda lakukan ketika menjalani kehamilan di usia muda.

  Diperbarui pada : 26 Juni 2021

Mau berlangganan artikel?

Masukkan email anda

Bagikan :
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on pinterest
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Tinggalkan Balasan

scroll to top

Bacapos

Dapatkan informasi terbaru via email

Jangan lewatkan informasi terbaru lainnya dari Bacapos.com